jump to navigation

Belajar Bernyanyi (1) January 22, 2011

Posted by ikhmahariyanti in Uncategorized.
trackback
Pengen sekali-kali mosting yang sharing ilmu permusikan :p bernyanyi itu harus belajar juga loh (kalau mau profesional). mari kita belajar! bismillaahirrahmaanirrahiim.. :)

I. Seluk Beluk Suara dan Organ Suara Kita
menghasilkan suara : udara mengalir melalui paru-paru -> trachea -> larynx -> ruang di antara pita suara -> udara menggetarkan pita suara -> terciptalah suara.

pita suara : mekanisme yang memproduksi
bernapas : mekanisme yang mendorong

secara umum, instrumen memiliki 3 elemen: generator (penghasil), vibrator (penggetar), resonator (pembuat resonansi). untuk penyanyi, ada artikulator (pengucap) -> terdiri dari mulut, gigi, lidah, bibir, pipi, langit-langit atas & bawah.

1. Napas (Generator)
2 masalah umum vokal:
a. kurangnya dukungan napas yang cukup
b. tegangan otot yang berlebihan.
yang penting dalam bernyanyi: mengatur keseimbangan antara energi dan ketenangan.
pengaturan napas dapat mempengaruhi intonasi, kualitas suara, tenaga/kekuatan, jangkauan, dinamika, ekspresi, fleksibilitas, pemenggalan kata dan gaya dalam penjiwaan.

2. Produksi Suara (Vibrator)
udah tau lah ya

3. Penguat Nada (Resonansi)
adalah fenomena suara yang timbul dari faring yang terletak di atas laring & di belakang rongga mulut
4 rongga di kepala yang mempengaruhi resonansi:
a. laryngeal pharynx (di atas laring/kotak suara)
b. oral pharynx (di belakang rongga mulut)
c. upper pharynx (di atas & di belakang langit-langit lunak)
d. nasal pharynx (di belakang rongga hidung).
2 hambatan resonansi:
a. suara menjadi suara hidung
b. suara terasa berada di belakang tenggorokan.
epiglotis berfungsi untuk menutup/membuka jalan benda yang masuk.

4. Pengucap (Artikulator)
lalala udah tau juga kan

Peregangan Fisik
1. Gerakan Memutar Kepala: untuk meregangkan otot-otot leher yang kaku dan melepas ketegangan
2. Pelemasan Ketegangan di Leher: untuk melepas ketegangan pada otot-otot leher yang dapat menghambat fungsi Larynx dalam bernyanyi
3. Memutar Bahu: untuk menghilangkan ketegangan pada punggung bagian atas dan bahu
4. Peregangan Rusuk: untuk meregangkan otot-otot rusuk dan membantu dalam pernafasan
5. Mengunyah: untuk melenturkan otot-otot muka dan rahang
6. Pijatan Sendiri: untuk menghilangkan ketegangan di sekitar leher, otot-otot muka, dan rahang

II. Pemanasan Vokalisi
Vokalisi (vocal aerobic) : serangkaian latihan vokal untuk mencapai tujuan tertentu

1. Sliding (meluncur) -> suara meluncur dari nada rendah ke nada tinggi dan sebaliknya.
2. Lip Trill (menggetarkan bibir) -> untuk melemaskan otot-otot di sekitar muka dan memulai untuk memproduksi suara dengan aliran udara yang konsisten
3. Tongue Trill (menggetarkan lidah) -> untuk pelemasan tenggorokan
4. Humming (dengungan) -> untuk memulai produksi nada dan resonansi

Postur (sikap tubuh)
udah tau juga kan kan kan

III. Tipe-tipe dan Kisaran Suara (Range)
a. Wanita
- Soprano (A oktaf pertama – D oktaf ke-4)
- Mezzo Soprano (G oktaf pertama – Bb/A# oktaf ke-3)
- Alto (E oktaf pertama – G oktaf ke-3)

b. Pria
- Tenor (C oktaf pertama – C oktaf ke-3)
- Bariton (G pre-oktaf – G#/Ab oktaf ke-2)
- Bass (C pre-oktaf – G oktaf ke-2)

Tangga nada : suatu pola dari nada-nada yang berbeda tinggi-rendahnya.
Tangga nada C mayor (C major scale) : dari C ke C (tinggi)
Do Re Mi Fa Sol La Si Do
C D E F G A B C

Interval: jarak antara dua nada.
C__D__E__F__G__A__B__C
T T ST T T T ST
T = Tone
ST = Semi Tone

Interval ada dari interval of seconds – octaves

IV. Pelafalan dan Diksi
Bernyanyi : suatu kegiatan suara yang mencakup serangkaian huruf hidup (huruf vokal) yang terinterupsi oleh pengucapan singkat dari huruf-huruf konsonan.

Huruf-huruf vokal dan konsonan dikelompokkan menurut 2 kategori: titik/poin (tempat artikulasi) dan cara artikulasi

1. Huruf Konsonan
a. Bilabial (bibir atas dan bawah) -> P, B, M
b. Labio Dental (bibir bawah dengan gigi atas) -> F, V
c. Dental (ujung dari lidah dengan gigi) -> D, T, Z, R, S, L, N
d. Palatal (belakang lidah dan langit-langit keras) -> C, J, Sy, Ny, Ly
e. Velar (belakang lidah dan langit-langit lunak) -> K, G

2. Huruf Vokal
a. Anteriori atau Palatali (level pharynx) -> I, E
b. Posteriori atau Velari (langit-langit lunak – mulut) -> O, U
c. Centrali (level pharynx) -> A

V. Pernafasan
1. Pernafasan Diafragma
Diafragma: otot yang memisahkan rongga dada dan rongga perut.
Diafragma naik -> terjadi ketika udara dihirup, tekanan menjadi lemah hingga proses itu terulang kembali.
Diafragma turun -> terjadi ketika udara dihembuskan, perut menjadi rata.
2. Pernafasan Intercostal
Melibatkan rongga tulang rusuk yang mengembang.
3. Pernafasan Clavicular
Pernafasan yang dangkal/tidak dalam, naik/turunnya bahu hanya membawa sedikit oksigen ke dalam paru-paru.

Latihan Untuk Pernafasan:
Minggu 1:
Untuk membantu merasakan naik-turunnya perut dalam bernyanyi.
a. Berbaring di lantai, letakkan buku kecil tebal kira-kira 1.5 inch
b. Saat mengambil nafas, otot-otot perut akan naik. Saat membuang nafas, otot-otot perut akan ke dalam
c. Letakkan kedua telapak tangan di atas perut dan bernafaslah secara normal dan rasakan kembang kempisnya
d. berdiri, dan ulangi.
Minggu 2:
Supaya tau bagaimana merasakan otot-otot perut.
a. Berdiri dengan jarak sekitar 18 inch dari sebuah meja
b. Letakkan tangan di ujung sudut meja
c. Bernafas dengan dalam secara perlahan-lahan, rasakan perut seakan-akan ingin jatuh
d. Buang nafas
e. Ambil nafas dan rasakan otot punggung mengembang
f. Coba nyanyikan beberapa kalimat dari lagu, biarkan otot-otot perut menurun ke bawah ketika mengambil nafas di tengah-tengah kalimat
g. Berdiri tegap dan coba rasakan otot perut ketika mengambil nafas.
Minggu 3:
Untuk membantu mengkoordinasikan dan menguatkan pernafasan.
Langkah 1:
a. Ambil nafas sampai hitungan 10 sampai mengembangkan otot-otot perut bawah dan rusuk. Buang nafas dengan 20 hitungan dengan mendesis terputus-putus dan setelah itu mulai mengambil nafas kembali
b. Ambil nafas dalam 10 hitungan kemudian buang nafas dengan 20 hitungan dengan mendesis panjang
c. Ambil nafas dengan 10 hitungan, keluarkan bunyi A selama 20 hitungan. Cobalah untuk merasakan pembukaan dari tulang rusuk saat buang nafas.
Langkah 2:
a. Ambil nafas secara perlahan dalam 10 hitungan, buang nafas selama 20 hitungan
b. Ambil nafas secara perlahan dalam 10 hitungan, buang nafas secara perlahan dengan mendesis selama 20 hitungan
c. Ambil nafas secara perlahan dalam 10 hitungan, bunyikan huruf A sambil buang nafas dan rasakan bukaan tulang rusuk.
Langkah 3:
a. Ambil nafas secara cepat dan buang nafas dalam 20 hitungan dengan mendesis terputus-putus
b. Ambil nafas secara cepat dan buang nafas dalam 20 hitungan dengan mendesis dan tidak terputus-putus
c. Ambil nafas secara cepat dan buang nafas dalam 20 hitungan dengan membunyikan huruf A.

VI. Dinamika dan Tempo
1. Dinamika : keras atau lembutnya lagu yang dinyanyikan agar tidak monoton.
pp (pianissimo) : sangat lembut
p (piano) : lembut
mp (mezzopiano) : agak lembut
mf (mezzoforte) : agak keras
f (forte) : keras
ff (fortissimo) : sangat keras

Crescendo: semakin keras “”

2. Tempo: cepat/lambatnya lagu yang dinyanyikan.
Tanda tempo:
a. Largo = lambat
b. Adagio = lambat/santai
c. Andante = agak lambat seperti berjalan
d. Moderato = sedang
e. Allegro = ceria/gembira
f. Presto = cepat

Tanda perubahan tempo:
Ritard = menjadi lambat
Rubato = tempo yang ditahan, penyanyi yang menetapkan atau mengubah ketukan sesukanya & musisi mengikuti
Permata = menahan not sampai dihentikan atau dimainkan lagi
Accelerando = mempercepat tempo
A Tempo = Mulai atau berhenti pada tempo awal lagu.

maap ya berantakan, emang sengaja, kalo di blog rada males nulis yang bagusan xD

Advertisement

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.