jump to navigation

Perbekalan July 6, 2009

Posted by ikhmahariyanti in ceritaku, ilmu agama.
Tags: , ,
trackback

Perbekalan di dunia dan perbekalan dari dunia..

Dalam tafsir Ar-Raazi, disebutkan lima perbandingan antara keduanya:

1. Perbekalan dalam perjalanan di dunia, akan menyelamatkan kita dari penderitaan yang belum tentu terjadi. Tapi perbekalan untuk perjalanan dari dunia akan menyelamatkan kita dari penderitaan yang pasti terjadi.

2. Perbekalan dalam perjalanan di dunia setidaknya akan menyelamatkan kita dari kesulitan sementara. Tapi perbekalan untuk perjalanan dari dunia akan menyelamatkan kita dari kesulitan yang tiada habisnya.

3. Perbekalan dalam perjalanan di dunia akan mengantarkan kita pada kenikmatan dan pada saat yang sama mungkin saja kita juga mengalami rasa sakit, keletihan dan kepayahan. Sementara perbekalan untuk perjalanan dari dunia akan membuat kita terlepas dari marabahaya apapun dan terlindung dari kebinasaan yang sia-sia.

4. Perbekalan dalam perjalanan di dunia memiliki karakter bahwa kita akan melepaskan dan meninggalkan sesuatu dalam perjalanan. Sementara perbekalan untuk perjalanan dari dunia memiliki karakter kita akan lebih banyak menerima dan semakin dekat dengan tujuan.

5. Perbekalan dalam perjalanan di dunia akan mengantarkan kita pada kepuasan syahwat dan hawa nafsu. Sementara perbekalan untuk perjalanan dari dunia akan semakin membawa kita pada kesucian dan kemuliaan.

(Tafsir Ar-Raazi, 5/168)

materi waktu mentoring sama kak Maya berbulan-bulan yang lalu. *udah lama banget ya, hoho*

sejauh mata memandang, semua orang kerja kerja kerja, cari uang cari uang cari uang, ngoding seharian, ada juga yang buang buang waktu dengan main main ga jelas *saya juga masih sering begini :( *, ada yang terlalu memikirkan hal yang sebenarnya tidak baik untuk dirinya, ada yang ngotorin mulutnya dengan hobi menggosipnya, ada yang buang buang energi dengan mengumbar amarahnya, ada yang mati-matian menghancurkan harapan orang lain demi kepuasan hatinya sendiri *this is called MT*, ada yang sangat puas dan bangga dengan perubahan negatif pada dirinya, ada yang takabur, sombong, tinggi hati, ada yang menganggap dirinya terdzalimi padahal dia yang sering mendzalimi, ada yang menganggap dirinya telah melakukan hal terbaik padahal nyatanya yang dilakukannya justru merugikan orang lain *ada lho tertulis di al-qur’an tentang ini, lupa tapi surah apa ayat berapa, hmm.. this is why we have to be hafidz qur’an, and i’m not yet! :( *, and many others.

and i’m really sad to hear : “ga sempet, kalau malem udah ngantuk”. padahal beliau yang dulu ngajarin saya.

this world makes us blind..

i just wanna get to jannatul firdaus.. together.. with people whom i loved. aamiin yaa rabbal aalamiin..

Comments»

1. luqmansyauqi - July 8, 2009

waw ngena banget. ‘ketampar’ gw. makasih ma udah ngingetin… :D

sama sama min :)

2. zana - July 10, 2009

jazakillah ma untuk ilmu-nya.. ^^

:)

3. shandyisme - July 11, 2009

Allahuma bariklana fii rajaaba wa sya’bana wa balighna ramadahan.

Hayo siapkan perbekalan untuk bulan suci yang segera menghampiri…

mariiiiii :)

4. jay - July 13, 2009

ini ni baru anak Syiar (lho,,), mantap Ikhma!

bener juga ya, kalo kita pakai logika yang paling sederhana, mempersiapkan perbekalan dunia itu ternyata hanya untuk mnyambut sesuatu yang belum pasti baik buruknya, tidak kekal pula lagi, sedangkan perbekalan dari dunia itu untuk menyambut sesuatu yang pasti, sesuatu yang bila tidak dipersiapkan untuk dihindari maka kita akan berada pada kesusahan yang kekal,,

pilih yang mana, yang pasti pasti lah tentunya,, : )

pilih yang pasti dong, tapi untuk yg ga pasti juga dipersiapkan, hehe

5. adenia - July 24, 2009

yaaah itulah dunia vs akhirat…
makasii ikmaaa ud ngepos ginian..
ya Alloh, gw berasa duniawi bgt, hiks.. :’(
smoga kita masih dikasi waktu untuk mempersiapkan “bekal” kita, amiiiin…

aamiin.. :)