jump to navigation

Sebelum Pergi Untuk Sementara.. :) September 6, 2009

Posted by ikhmahariyanti in ceritaku, opini, semangat!.
8 comments

hmm.. baru saja merapel dua postingan, yaitu ini dan ini. yeah, postingan yang (mungkin bagi orang lain) kurang penting memang, tapi buat saya, sangat penting.

link yang pertama, tentang friendship. the most beautiful friendship i ever had. persahabatan yang ga pernah mati sejak SD sampai sekarang, walaupun sekarang kami semua berjauhan letak. emm sebenernya sih rumahnya deketan, paling jauh cuman beda kelurahan doang XD, tapi.. perbedaan letak institusi pendidikan memisahkan kami, huhu. secara, (kalau saya sih) lebih banyak waktu di kampus dibanding di rumah, palingan sabtu-minggu punya kesempatan di rumah, itu pun digunakan sebaik baiknya buat istirahat. tapi nanti kalau udah mulai badai tugas, bakal kepakenya buat ngerjain tugas tuh bukan istirahat, huhuhuhuhu.  ini aja hari minggu musti ngampus buat rapat siwak dan gathering angkatan :D , ga sempet sempet deh ketemuan ama sahabat-sahabatku itu.. :( walaupun dengan keadaan seperti ini, feel of our friendship ga pernah mati deh! wuaaa jadi makin kangen. pokoknya libur semester depan musti jadi ketemuan :D

link yang ke-2, itu lagu.. *doh iyalah lagu*. hemm.. pertama kali denger lagu itu kapan ya? lupa deh. yang jelas itu lagu gw banget, hahaa. ah yes.. ah noooo.. gawat meeeeeen! huhuhuhuhu. hemm lebay ah. gini gini, akhirnya.. setelah beberapa minggu berpikir *lama benerrrr ma*, udah gitu curhat sama Allah.. trus curhat juga sama mama.. kata mama.. kata mama.. kata mama.. huaaaaaaaa. mama saya itu sangat keren! paham ilmu agama, tapi fleksibel. :) trus curhat sama Allah.. kata-Nya.. hmm belum tau sih, tapi.. pikiran dan perasaan saya bilang : “just follow your mind and heart..” semoga itu dari Allah, aamiin. ah, saya percaya, Dia Mahabaik. :)

haha tiba tiba teringat perkataan seorang teman SMA saya. perkataan yang benar benar menyayat hati *halah lebay*. berhubung ga baik ngomongin kejelekan orang, jadi cukup segitu aja ya infonya.. perkataannya menyayat hati. nah. tapi dari perkataan itu.. saya ga kemudian mencak mencak trus jambak rambut dia lah, kayak sinetron aja, wahahaha. marah? iya. sekitar beberapa jam saya marah. rasanya saat itu saya pingin nampar dia bolak balik, tapi saya tahan. sampai akhirnya bel pulang berbunyi, saya langsung pulang. nyampe di rumah, bertemu lagi deh dengan kesunyian, yaah maklum.. saya anak tunggal, huhu. eh ngga “huhu” juga sih, jadi anak tunggal enak kok, jadi punya lebih banyak waktu untuk berpikir tentang segala hal dalam kehidupan (hubungannya sama anak tunggal apa?). yak BTT, dalam kesunyian itu saya berpikir sekaligus berdzikir (mengingat Allah), kenapa saya musti marah? apakah perkataan teman saya itu akan menurunkan derajat saya di mata Allah? tidak. bebas gerah, sensasi plong! rasa marah pun hilang, alhamdulillah.. waktu itu saya dapat sebuah pelajaran, yaitu pelajaran “tidak perduli”. eits, “tidak perduli” di sini bukan berarti jadi manusia yang individualis, sombong, atau tidak aware sama sekitar. tapi, you have to understand, my friend.. ada kalanya kita perlu untuk tidak perduli pada pendapat orang lain. ketika kakak mentor bilang bahwa “kamu harus begini”, lalu yang lain menurut, sedang kamu merasa janggal dengan hal itu, minta petunjuk sama Allah, Dia pasti kasih. ketika kamu yakin dengan kata si kakak mentor, ya ikuti lah. begitu juga, ketika kamu yakin dengan pikiran dan hatimu, ikuti lah. kamu kan udah minta petunjuk Allah. Dia tidak akan menjerumuskan hamba-Nya ke dalam jurang sesat. do anything just because of Allah.. :) begitu juga ketika kamu (tadinya) berpikir sudah menemukan prinsip hidup. hey, yakin? sudah cukup mencapai state dewasa *dewasa pemikiran, bukan umur* untuk berprinsip. tapi.. emang sih. kalau umurnya sudah kepala 2 mustinya sudah dewasa dan berprinsip. hehe, target saya tuh. memegang teguh prinsip ketika berumur 20 tahun. semoga tercapai! 2 tahun lagi! aamiin. kalau tidak tercapai? yaudah.. just do the best! :) BTT lagi, ketika kamu (tadinya) yakin sudah menemukan prinsip hidup.. lalu ternyata kamu melanggar prinsip itu, mungkin beberapa orang akan kecewa. atau mungkin seluruh dunia kecewa. apa kata dunia? :p teman, sungguh.. pendapat dunia itu memang penting sebagai bahan pertimbangan sampingan, tapi.. sungguh, jangan jadikan pendapat dunia sebagai bahan pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan. sekali lagi, minta petunjuk Allah, and then follow your mind and heart. :)

paragraf barusan pure my opinion. jangan diikuti jika tidak sesuai dengan kata pikiran dan hati, apalagi kalau belum minta petunjuk Allah. hehe. semangaaaaaaaaat! :D

bumblebee. naro gambar biar ga ngantuk liat tulisan mulu :D

bumblebee. naro gambar biar ga ngantuk liat tulisan mulu :D

hemm.. mau cuap cuap apalagi ya di postingan ini? sebenernya mau ngasih petuah buat maba, tapi sudah kehabisan kata-kata. intinya, sekarang sudah jadi mahasiswa. jangan manja, jangan ngambek mulu, jangan jadi pengecut. hadapi segala tantangan di depan mata, belajar berpikir bijak dan cerdas, dan sekali lagi.. pendapat orang lain bisa dijadikan bahan pertimbangan, tapi jangan dijadikan acuan utama dalam pengambilan keputusan. hmm.. ya abstrak banget sih, tapi.. semoga kalau maba baca, bisa bermanfaat ya, aamiin.

ah iya.. ada satu lagi, tapi.. ga pantes di-publish di sini. yasudahlah.. hehe

postingan ini bukan menyampaikan keputusan akhir yang akan saya ambil selamanya, tapi jalan yang saya pilih untuk saat ini. :)

yak, terakhir.. saya mau bilang.. untuk sementara saya vakum dari account wordpress ini. kalau saya punya cerita yang pantas untuk dibagi-bagi, insyaAllah akan saya tulis di notes facebook saya. :) perasaan hati sedang tidak menentu, takutnya ini blog isinya jadi curhat mulu, hehe. bete kan kalau saya curhat? :p selain itu.. saya bikin account di tumblr nih, asik juga.. buat buang sampah, hehe. silahkan bagi yang sudi untuk melihat koleksi sampah saya :D

akhir kata,

mohon maaf atas segala hal yang kurang berkenan di hati para pembaca

tenang saja.. jangan bersedih, insyaAllah kita akan bertemu lagi di blog ini, atau di mana pun. hehehe.

terimakasih.. :)

semangaaaaaaaaaaaat!!!!

ttd

Ikhma Hariyanti Batubara

:)

Good Enough – Evanescence September 5, 2009

Posted by ikhmahariyanti in ceritaku, lagu.
Tags: ,
add a comment


under your spell again
i can’t say no to you
crave my heart and it’s bleeding in your hand
i can’t say no to you

shouldn’t let you torture me so sweetly
now i can’t let go of this dream
i can’t breathe but i feel..

good enough,
i feel good enough for you

drink up sweet decadence
i can’t say no to you
and i’ve completely lost myself, and i don’t mind
i can’t say no to you

shouldn’t let you conquer me completely
now i can’t let go of this dream
can’t believe that i feel..

good enough,
i feel good enough
it’s been such a long time coming, but i feel good

and i’m still waiting for the rain to fall
pour real life down on me
’cause i can’t hold on to anything this good enough
am i good enough for you to love me too?

so take care what you ask of me,
’cause i can’t say no

friendship September 5, 2009

Posted by ikhmahariyanti in ceritaku.
Tags: , , ,
2 comments

friendship

sahabat adalah..

seseorang atau beberapa orang yang …

… bahagia di saat kamu bahagia

… menepuk pundakmu saat kamu butuh dukungan

… meraih tanganmu kemudian mengangkatmu lebih tinggi saat kamu terjatuh

… menegurmu dengan cara terbaik saat kamu berbuat kesalahan

… bisa menjadi tempat ternyaman untukmu menunjukkan sisi bodohmu

… bisa menerimamu di saat seluruh dunia menjauhimu

… hemm.. too much about friendship.

and i found it on..

.W.I.F.F.

traktiran wino :D

makasih wino atas traktirannya, sering sering ya :D

tangan-tangan suci :D

tebak, tangan gw yg mana? hehehe

ngerecokin rumah wino :D

gw paling cool gitu deh :p

kangen deh.. foto foto jaman SD ada ga ya? hehehe :D

Apa Kata Dunia? August 23, 2009

Posted by ikhmahariyanti in ceritaku.
Tags:
12 comments

capek..

…satu kata yang menggambarkan perasaan saya saat ini.
kalau saya bilang kayak gitu ke ayah, pasti beliau bakal bilang: “ga usah hidup kalau gitu”
~wedeeh, sadis. tapi maksudnya bukan mendoakan saya biar cepet mati. maksudnya, semua orang juga pasti merasakan capek, bukan cuma saya. jadi, jangan mengeluh.

kalau saya bilang itu ke mama, pasti beliau bakal bilang: “kok capek, ga makan ya di kampus? makan gih biar ga capek”
~doh, mama tuh nyuruh saya makan mulu deh. saya kan udah ngga se-begeng dulu lagi. hmm..

kalau saya bilang itu ke temen temen saya, kayaknya mereka bakal bilang: “lo sih ma, sibuk bener..”
~emm.. banyak yang jauh lebih sibuk sepertinya.
saya capek bukan karena tugas tugas kuliah yang bejibun, bukan karena jarang makan, bukan karena segala aktivitas di kampus yang membuat 3 bulan liburan saya menjadi bukan liburan. saya bukan orang yang dengan gampangnya mengeluh di depan manusia baik di dunia nyata maupun di dunia maya hanya karena perihal akademis ataupun organisasi. iya, memang terasa melelahkan juga (lelah badan dan otak), tapi kalaupun mengeluh, saya (sebisa mungkin) tidak akan mengeluh di depan manusia.

saya capek. rasanya setiap saat ada perang di hati dan pikiran saya, tapi yang jelas ini memang membuat saya menjadi manusia yang lebih baik, juga mendewasakan saya. tapi rasanya saya belum benar benar melakukan semua ini karena Allah. kadang saya merasa menjadi manusia yang munafik. padahal saya benci kemunafikan. makanya saya capek..
saya capek, karena saya tidak tau sumber hukum islam yang tepat mengenai hal itu. saya tanya banyak orang, dari yang tidak mengerti sampai yang paling mengerti tentang ini. semua orang yang saya tanya hanya menyampaikan opini mereka atau informasi yang bersifat opini.
saya tanya beberapa teman, jawaban mereka:
“kalau menurut lo itu baik, ya gapapa.”
“hidup cuma sekali, tapi ga semua hal harus dicoba.”
“sebenernya itu tergantung lo nya ma, niat lo kayak gimana. kalau niat lo baik, menurut gw sih gapapa.”
saya tanya mama, jawabannya:
“setau mama itu ga ada di al-qur’an. kalaupun memang ada di hadist, perlu ditelaah lagi. hadist kan ada yang bersifat kuat dan ada yang bersifat lemah. lagipula, perubahan itu ga bisa sekaligus dalam satu waktu dan langsung 180 derajat. semua butuh proses. asalkan niatnya baik, gapapa”
saya tanya ayah, jawabannya:
~mirip jawaban mama
dengan tambahan:
“semua tergantung kamu, kamu yang menjalani hidupmu.”
saya tanya amangboru (bahasa batak, red: suami dari adik perempuan ayah):
“hal itu masih menjadi bahan perdebatan para ulama.”

hal itu sangat saya sukai, sudah mendarah daging, sudah menjadi separuh dari diri saya. bagaimana saya bisa meninggalkannya?

kenapa selama hampir setahun ini saya bisa tahan untuk tidak melakukan hal yang saya suka?
“apa kata dunia kalau saya tidak bisa?”

itu masalahnya: “apa kata dunia?”

kenapa saya harus mikirin apa kata dunia? kenapa saya mengharap ridha manusia? apakah dengan ridha manusia bisa membuat saya mendapatkan ridha Allah? apakah dengan ridha manusia saya bisa menggapai surga?

mungkin saja dengan saya mengharap ridha manusia, justru saya malah masuk neraka. bisa aja kan?

saya tidak bisa langsung meninggalkan hal itu. semua butuh waktu. saya akan meninggalkan hal itu secara perlahan-lahan. suatu saat saya akan meninggalkan hal itu, pasti. tentunya jika saya masih diberi kesempatan hidup di dunia.

ya Allah.. saya mohon.. beri saya kesempatan hidup hingga saya mencapai tahap ikhlas meninggalkan itu. aamiin yaa rabal aalamiin.

Run or Wait? August 12, 2009

Posted by ikhmahariyanti in cinta, opini.
Tags: , , , ,
12 comments

saat kau peroleh rasa dalam makna cinta
tak hiraukan semua angkara
hanya satu buah titah yang kami jawabkan
terlalu banyak cinta kan binasa
yang indah kau rasa
yang manis kau beri
walau itu hanya sementara..
lihat dirimu.. semakin jauh mengayuh
lewati segala tujuan hidup yang mungkin kau tempuh
tentukan yang utama yang satu tercinta
‘kan jadi teman hidup yg setia
yang indah kau rasa
yang manis kau beri
walau itu hanya sementara
lihat dirimu.. semakin jauh mengayuh
lewati segala tujuan hidup yang mungkin kau tempuh

(SO7)

kalau denger lagu ini saya jadi ngaca sama diri saya sendiri.

tentukan yang utama yang satu tercinta
‘kan jadi teman hidup yg setia..

kayaknya saya sering banget nasihatin orang tentang hal itu. sering banget ngomong “jangan main hati, temanku, nanti kualat loh..”, “jangan menyakiti hati orang lain, ga enak banget loh menyakiti hati orang lain..”, “udah deh satu aja, jangan banyak banyak..”.

tapi, baru-baru ini saya mikir sesuatu..


kalau kita tidak mau membuka hati, kita tidak akan pernah menemukan cinta sejati..


copyright: Ikhma Hariyanti Batubara :D

HAHAHA, najong banget deh omongan saya kali ini. saya sebenernya paling males ngomongin beginian. tapi untuk saat ini pengen banget share tentang pemikiran saya yang satu ini.
trus gimana dong ya? kalau hanya terpaku pada satu orang, emang yakin orang itu yang  akan menjadi mr/miss right? kan belum nikah bagaimana mau yakin? *makin menjadi-jadi deh omongan saya*
tapi.. kalau banyak banyak, dianggap ngga serius, trus bisa jadi menyakiti hati orang, main api, dan lain-lain lah..

hmm.. trus saya mikir lagi, kayaknya yang kayak gini tuh masalah buat orang-orang yang mengikat hubungannya dengan orang-orang lain deh. mengikat tuh kayak gimana?
mengikat.. misalnya: pacaran, HTS-an, TTM-an *halah, apaaaa itu, tidak ada di kamus kehidupan saya, tapi ada di kamus kehidupan beberapa teman saya, makanya saya masukin ke tulisan ini. hmm.. kalau pacaran pernah sih masuk ke kamus kehidupan saya, tapi sekarang sudah dihapus, dan semoga tidak akan pernah kembali ke kamus kehidupan saya. hahaha*

kalau orang-orang yang mengikat hubungannya, *kalau dari sudut pandang pemikiran saya* harusnya bingung dong.. mau mementingkan kepentingan sendiri atau kepentingan orang lain. ambil contoh pacaran aja deh ya.. kan kalau orang pacaran tuh awalnya berbunga-bunga, seneng, bahagiaaaaaaaa banget.. pas pdkt gencer banget nunjukin yang baik baik, seneng di-sms-in, di-telpon-in, di ajak jalan jalan, trus jadian.. makin seneng deh. nah, lama lama, ada satu saat di mana timbul rasa bosan (bisa jadi karena banyak hal: berantem, frekuensi bertemu yang kurang, atau bahkan frekuensi bertemu yang berlebihan, dan lain sebagainya), yang menyebabkan pihak cewek atau pihak cowok mungkin bisa tergoda dengan pesona orang ke-3. *weitsss pengalaman banget lo, ma! hahaha ngga kok. cuma pernah sekali (dan semoga tidak akan pernah lagi, aamiin), saya merhatiin sekitar saya aja yang kayak gitu.* atau bahkan bisa saja bukan tidak sengaja terpesona, tapi sengaja.. sengaja buat mencari yang lain.

trus gimana dong? musti terpaku sama satu orang yang belum tentu jadi pelabuhan terakhir *halah*? atau belajar membuka hati kepada orang lain?

hahaha.. bingung bingung deh kalau udah berurusan dengan hati, apalagi kalau urusannya udah menyangkut hati orang lain juga.

apalagi anak muda yang baru setahun punya KTP kayak saya, hahaha. godaannya besaaaaaaaaaar XD

lebih baik.. jangan mengikat dan jangan mau terikat deh! *doh ikhma, kalau ngomong ngaca dulu dong*

yaa.. susah emang. selama beberapa tahun, saya memegang teguh prinsip “jangan pacaran lagi, ma!”, sampai sekarang alhamdulillah masih bisa megang janji saya kepada diri saya sendiri.. yaa karena beberapa alasan:

~ tidak mau main hati

~ tidak mau menyakiti hati orang lain

~ tidak mau terpaku sama orang yang belum tentu jadi “my mr. right”

~ insyaAllah mau membuka hati.. tapi insyaAllah tetap akan membatasi.

dunia ini memang indah, sangaaaaaaaaaat indah.. dan banyak yang indah-indah yang bisa membuat kita terlena akan kesenangan sementara. saya juga bukan manusia yang sangat sempurna dalam hal menjaga hati, sangat mudah tergoda.. tapi sebisa mungkin saya berusaha supaya tetap terjaga dari kesenangan sementara itu. ingat qur’an surah Adz-Zaariyat ayat 56?

Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku..


yang paling penting untuk kita sebagai manusia adalah beribadah kepada Allah.. jadi, jangan mudah terlena oleh kesenangan sementara. :D

ya Allah.. semoga saya bisa memegang teguh prinsip saya yang satu ini hingga waktunya tiba. aamiin. :)

beberapa pendapat orang tentang cinta August 6, 2009

Posted by ikhmahariyanti in cinta.
Tags:
5 comments

Dzunnun Al Mishriy memasuki Mesjid Al Haram. Dilihatnya seorang pemuda telanjang yang terpuruk di bawah tiang.

Dzunnun: “Siapa engkau?”

Pemuda: “Aku adalah orang asing yang jatuh cinta”

Dzunnun: “Aku juga seperti dirimu”

Pemuda itu menangis, begitu juga Dzunnun.

Pemuda: “Apakah engkau menangis?”

Dzunnun: “Aku seperti dirimu”

Pemuda itu menangis dan menjerit keras sekali. Seketika itu melayanglah nyawanya. Dzunnun melepaskan kainnya untuk menutupi tubuh pemuda itu, lalu keluar untuk membeli kain kafan. Ketika ia kembali dengan kain kafan, tubuh pemuda itu sudah tiada. Tiba-tiba didengarnya suara tanpa rupa:

Wahai Dzunnun, sesungguhnya orang asing ini telah dicari syaitan di dunia, tapi tidak ditemukan. Malaikat Malik juga mencarinya, tapi juga gagal menemukan. Malaikat Ridwan mencarinya di surga, juga tidak berhasil.

Dzunnun: “Lalu di manakah dia?”

Di tempat yang disenangi di sisi Tuhan yang berkuasa.

Orang yang jatuh cinta akan merasa cukup dengan kesendiriannya, merasa tentram dengan Allah SWT, serta berbisik bercengkrama dengan-Nya.

taken from “Silabus Sidirom (Studi Islam Darul Irfan Romadhon) 1426H”

begitu banyak yang manusia pikirkan tentang cinta.

“ klik ini dan ini

bahkan saya masih bertanya tanya tentang kebenaran dari definisi yang saya sebutkan di salah satu link tersebut

Cara Indah Nikmati Takdir Allah

ketika dengan cinta ia berbuat

lukislah cinta. Maka, pasti kita akan kehabisan warna sebelum cinta itu selesai disketsa

“ melihat postingan ini dan juga salah satu status facebook sahabat saya

bukan titik yang menjadikan tinta, tapi tinta yang menjadikan titik. bukan cantik yang menyebabkan cinta, tapi cinta yang menyebabkan cantik..

mendengar dan melihat quote itu sih udah lamaaaaaaaa banget, tapi terakhir kali saya mendengar quote itu waktu menghadiri “Kick Andy Off Air” kira kira satu tahun yang lalu.

sekalipun cinta telah kuuraikan dan kujelaskan panjang lebar
namun jika cinta kudatangi, aku jadi malu pada keteranganku sendiri
meskipun lidahku telah mampu menguraikan dengan terang
namun tanpa lidah,
cinta ternyata lebih terang
sementara pena begitu tergesa gesa menuliskannya
kata kata pecah berkeping keeping begitu sampai kepada cinta
dalam menguraikan cinta, akal terbaring tak berdaya
bagaikan keldai terbaring dalam lumpur
cinta sendirilah yang menerangkan cinta dan percintaan

“ cinta itu betrasal dari reaksi kimiawi, dopamine dan norepineprine, menghasilkan PEA, phenilethilamine.

ehm.. intermezzo sebentar. coba klik ini. hmm.. sangat mirip dengan salah satu konten silabus pesantren kilat yang pernah saya ikuti dulu. waduh, is it plagiarism? :p

apa yang kita ingat dari kenangan-kenangan yang terekam oleh kita?
nama tempat, nama permainan, nama teman, atau kejadian
adalah hal-hal yang mungkin lambat laun bisa terlupa. tapi tidak dengan rasa..
rasa senang.. rasa sedih..
yang akan terus kita bawa
tanpa mudah tercecer di sepanjang perjalanan kita
dan semakin kita dewasa, kita akan makin menyadari bahwa
di antara kenangan-kenangan tersebut, ada satu rasa yang paling besar
yaitu cinta..
karena ketika satu per satu cerita berhenti dan menjadi kenangan
cinta terus bergerak seiring harapan yang menyertai dia..
cinta yang tak terlihat oleh mata, tak teraba oleh tangan..
tapi dia ada sejak kita bahkan belum bisa mengucapkannya..
cinta yang sejati..
cinta yang ketika kita kira sudah pergi
ternyata cuma bersembunyi
menunggu untuk kembali lagi
cinta yang ternyata tidak buta
karena dia selamanya akan menuntun aku
menuntun kamu
menuntun kita..

film “Love”

“ di agenda 2008 majalah gadis (hehe, dulu saya demen baca majalah gadis :p), ada 29 quote tentang cinta. beberapa di antaranya:

being in love for real, it ain’t like a movie screen.

(india arie)

you don’t have to be beautiful to turn me on

(film “happy feet”)

our love fell asleep, and the snow took it by surprise. but if you fall asleep in the snow, you don’t feel death coming..

(film “paris, je t’aime”)

aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu, dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada..

(sapardi djoko damono)

aku tidak pernah keberatan menunggu siapa pun, berapa lama pun, selama aku mencintainya. menunggu adalah bagian dari pertemuan itu sendiri, kalau kita ketemu hanya 5 menit dan menunggu selama 95 menit, maka itu berarti pertemuan berlangsung 100 menit.

(seno gumira ajidarma)

those three words are said too much, they’re not enough..

(snow patrol)

hmm.. apalagi ya? saya ga jago nulis tentang cinta cintaan. saya cuman bisa mengutip beberapa tulisan orang, ga bisa bikin tulisan sendiri tentang cinta. saya cuma bisa menduga bahwa saya merasakannya. hahaha.

tapi, saya paling suka yang kisah Dzunnun Al Mishriy dan seorang pemuda.. makanya saya tulis paling awal di postingan ini. :)

Bila Waktu Telah Berakhir July 17, 2009

Posted by ikhmahariyanti in ilmu agama.
Tags: , , , ,
8 comments

bila waktu telah memanggil, teman sejati tinggallah amal..

Bila Waktu Telah Berakhir – Opick

tak ada yang bisa kita sombongkan, tak ada yang perlu kita sombongkan, kita hanya ciptaan..

kalau sombong, kita tidak akan pernah menemukan ‘teman sejati’ itu..

‘teman sejati’ yang akan menjadi satu-satunya penolong bagi kita ‘di sana’..

katakanlah : apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya? yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.

(QS Al Kahfi 103-104)

ayo cari teman yang banyak (red: amal yang banyak) ^^

Perbekalan July 6, 2009

Posted by ikhmahariyanti in ceritaku, ilmu agama.
Tags: , ,
5 comments

Perbekalan di dunia dan perbekalan dari dunia..

Dalam tafsir Ar-Raazi, disebutkan lima perbandingan antara keduanya:

1. Perbekalan dalam perjalanan di dunia, akan menyelamatkan kita dari penderitaan yang belum tentu terjadi. Tapi perbekalan untuk perjalanan dari dunia akan menyelamatkan kita dari penderitaan yang pasti terjadi.

2. Perbekalan dalam perjalanan di dunia setidaknya akan menyelamatkan kita dari kesulitan sementara. Tapi perbekalan untuk perjalanan dari dunia akan menyelamatkan kita dari kesulitan yang tiada habisnya.

3. Perbekalan dalam perjalanan di dunia akan mengantarkan kita pada kenikmatan dan pada saat yang sama mungkin saja kita juga mengalami rasa sakit, keletihan dan kepayahan. Sementara perbekalan untuk perjalanan dari dunia akan membuat kita terlepas dari marabahaya apapun dan terlindung dari kebinasaan yang sia-sia.

4. Perbekalan dalam perjalanan di dunia memiliki karakter bahwa kita akan melepaskan dan meninggalkan sesuatu dalam perjalanan. Sementara perbekalan untuk perjalanan dari dunia memiliki karakter kita akan lebih banyak menerima dan semakin dekat dengan tujuan.

5. Perbekalan dalam perjalanan di dunia akan mengantarkan kita pada kepuasan syahwat dan hawa nafsu. Sementara perbekalan untuk perjalanan dari dunia akan semakin membawa kita pada kesucian dan kemuliaan.

(Tafsir Ar-Raazi, 5/168)

materi waktu mentoring sama kak Maya berbulan-bulan yang lalu. *udah lama banget ya, hoho*

sejauh mata memandang, semua orang kerja kerja kerja, cari uang cari uang cari uang, ngoding seharian, ada juga yang buang buang waktu dengan main main ga jelas *saya juga masih sering begini :( *, ada yang terlalu memikirkan hal yang sebenarnya tidak baik untuk dirinya, ada yang ngotorin mulutnya dengan hobi menggosipnya, ada yang buang buang energi dengan mengumbar amarahnya, ada yang mati-matian menghancurkan harapan orang lain demi kepuasan hatinya sendiri *this is called MT*, ada yang sangat puas dan bangga dengan perubahan negatif pada dirinya, ada yang takabur, sombong, tinggi hati, ada yang menganggap dirinya terdzalimi padahal dia yang sering mendzalimi, ada yang menganggap dirinya telah melakukan hal terbaik padahal nyatanya yang dilakukannya justru merugikan orang lain *ada lho tertulis di al-qur’an tentang ini, lupa tapi surah apa ayat berapa, hmm.. this is why we have to be hafidz qur’an, and i’m not yet! :( *, and many others.

and i’m really sad to hear : “ga sempet, kalau malem udah ngantuk”. padahal beliau yang dulu ngajarin saya.

this world makes us blind..

i just wanna get to jannatul firdaus.. together.. with people whom i loved. aamiin yaa rabbal aalamiin..